Apakah kita susah ber”team work”?
Team work,,mungkin bukan kata2 yang asing lagi bagi kita,terutama pebisnis,pembelajar bisnis,pekerja,pencari kerja dllnya.Apakah team work ini yang kurang dalam dunia masyarakat kita?saya masih belum menemukan jawabannya.Di negara ini (jepang) team work adalah tonggak dan boleh dikatakan barometer untuk mencapai sebuah keberhasilan dalam sebuah perencanaan. Didunia bisnis,dunia kerja,bahkan dunia pendidikan sekalipun atau praktikum2 dikampus sekalipun tidak luput dari adanya team work ini.Saya sering mendengar bahwa negara saya (indonesia) manusianya gak suka dan tidak terbiasa dengan team work.Ini bukan hanya perkataan satu dua orang saja dari mereka (jpang) tetapi sudah berkali-kali saya mendengarkannya,salah satu sifat yang mungkin baik dan sekaligus tidak baik dimiliki adalah tidak suka adanya team wok.Tidak jarang juga saya acap kali mendengar lontara serupa dari orang dari negara saya sendiri (indonesia)……
Terlepas dari komentar-komentar orang luar terhadap kinerja dan kekompakan orang indonesia,saya juga dengan sudut pandang pribadi dan masih terbatas ingin sedikit menambahkan,penting tidaknya team work itu.Bekerja sama,tentunya dalam hal yang positif di dunia usaha,kerja,bisnis dan pendidikan sangat diperlukan.Dimana disana kita bisa belajar bermasyarakat dengan ruang terbatas,mendegarkan pendapat orang lain lalu mengolahnya,merembukkan suatu masalah lalu mencari solusinya,menyusun suatu rencana dan strategi lalu menjalankannya,dan mensukseskan nya serta evaluasi di akhirnya.Disini (jepang) saya melihat adanya kekompakan dan kerjasama dalam suatu team,sehingga bisa membuat mereka lebih maju,yang kurang di tambahi,yang berlebih memberikan kepada yang kurang untuk keberhasilan suatu team.Mereka mempunyai sifat untuk saling berbagi,apakah itu pengalaman atau ilmu yang ada sama mereka untuk keberhasilan suatu perencanaan,tidak ingin jadi pemimping setiap orangnya,sehingga di ruang lingkup team work itu bisa terbentuk suatu menajemen orang.Semua bekerja menurut yang sudah menjadi tanggung jawabnya,profesional di bidangnya dan tetap meminta masukan dan kritikan dari yang lain…
Apakah team work tidak disukai dinegera kita?yang masing-masing orang ingin menjadi ketua,tidak mau di bawahi meskipun itu tidak layak baginya.tidak mau menerima kritikan,individalisme,dan tidak mau memberikan sedikit dari ilmu dan pengalaman yang ia miliki demi suksesnya suatu perencanaan.
Jika dalam suatu mobil,semua bagian ingin menjadi mesin..bisakah mobil itu berjalan?tanpa ada kerja sama ban,setir,body,tempat duduk dll?mungkin bisa saja,tapi tidak sesuai fungsinya sebagai suatu mobil yang nyaman,dan bisa digunakan semestinya..
Toyota,adalah perusahaan terbesar di dunia setelah cocacola..anda bisa melihat kesuksesannya tidak lain dengan adanya teamwork,dalam hal ini antar perusahaan bukan personil.Mobil toyota,adakah semua onderdilnya di produksi toyota?mulai dari ban,setir,body,perangkat2 dalam sampai kaca2 dan alas tempat duduknya sekalipun???maka jawabannya tentu tidak,untuk ban mungkin mereka gunakan yokohama tires,untuk body mungkin dari perusahaan press body,perangkat2 dalam mgkn sebagian riken,kaca mungkin perusahaan lain.Tetapi menjadi mobil yang mewah,laku dipasaran,harga tinggi karna apa?..mungkin salah satunya dengan kerjasama team work mereka antar perusahaan….
tetapi semua itu kembali kepada kita,jika sikap individualisme kita tidak mau dikalahkan dalam sebuah team work,silahkan program sendiri,jalankan sendiri,nikmati hasilnya sendiri dan anda akan tetap dalam kesendirian..
(hanya sebuah opini dari yg sedang belajar team work dengan baik dan benar)
.jpg)








Thanks for the input. Interestig.
TONY SARDJONO & ASSOCIATES
Professional Development Consultant
Jl. Masjid Al-Hidayah No.8, RT 005/RW 07 Pejaten, Jakarta 12540
Telp./Fax: (62-21) 7918 0715/798 4338
e-mail: tony@sardjono.famili.com