Taspo dan perokok
Juli 4, 2008 at 2:32 am | In Bincang-bincang | Leave a CommentTags: no smoking, rokok jepang, taspo
Taspo merupakan IC card untuk para perokok di jepang,Jika ingin membeli rokok di vending machine maka diharuskan memiliki kartu ini.Taspo yang merupakan program dari nationwide association of tobacco retailers dan Japan Vending Machine Manufacturers Association untuk mencegah dan mengatasi perokok pada usia remaja (dibawah 20 tahun).
Kartu Taspo ini mulai berlaku pada 1 july 2008 lalu di metropilitan tokyo dan Pref Okinawa.Kartu smart yang diharapkan mampu mencegah para remaja di jepang untuk membeli rokok melalui mesin otomatis.
Jika ingin membeli rokok di vending machine haruslah menggunakan kartu ini,sebagai bukti identitas bahwa sang pembeli sudah diatas 20 tahun dan di ijinkan merokok secara undang-undang,dan seperti halnya untuk minuman beralkohol.
Upaya dan usaha pemerintah jepang dan lembaga masyarakat untuk mencegah perokok pada usia dibawah 20 tahun ini ternyata masih meninggalkan beberapa masalah.Seperti,masih banyaknya pembeli rokok yang belum dan tidak mempunyai kartu taspo ini.Untuk daerah tokyo sendiri vending machine yang telah menerapkan taspo hampir 100%,tetapi perokok yang baru menggunakan kartu ini baru 15%.Karna diharuskannya registrasi untuk memperoleh kartu ini,maka kebanyakan masyarakat enggan dan belum memiliki kartu taspo,dan sebagai alternatif mereka lebih memilih membeli di convenience store.Dan hal ini juga berakibat bagi retailer rokok,karna pembeli yang biasanya akan berpindah ke convenience store akan mengurangi hasil penjualan rokoknya.
Tetapi meskipun masih ada beberapa masalah yang harus diselesaikan,setidaknya pemerintah dan masyarakat jepang sangat antusias.Keseriusan dan tanggapan pemerintah untuk melindungi dan mengurangi usia perokok pada anak-anak.Tidak hanya itu,selain mengatur penjualan tidak pada anak usia dibawah 20 thn,pemerintah dan perusahaan2 menjadi satu untuk menangani masalah ini.Seperti pelarangan waktu-waktu merokok di tempat2 umum seperti stasiun,terminal,Bandara dll.Juga mewajibkan para perokok untuk merokok pada tempatnya dan tidak membuang sampah rokok sembarangan.Jika kita masuk ke kereta-kereta,bus dan kendaraan umum lainnya makan sama sekali tidak ada ijin untuk merokok (kecuali pada kereta2 tertentu yg disediakan ruang merokok).
Tidak hanya terbatas pada rokok,juga pada penggunaan ponsel.Di transportasi umum juga tidak diperbolehkan menggunakan ponsel (khususnya menelpon) se enaknya,karna akan menganggung orang sekitar juga (khususnya di dekat prority seat ).
Ini hanya salah satu dari sekian banyak kebijakan pemerintah,perhatian lembaga-lembaga dan keseriusan masyarakat jepang untuk melindungi anak-anak dari kenakalan mengisap rokok,mencegah generasi baru mereka dari mental pem”bunuh” diri sendiri sedari kecil dan melindungi hak orang lain yg tidak merokok untuk tidak di “bunuh” juga.
Tetapi tetap saja yang terbaik adalah tidak merokok,tidak membuang uang,tidak menyakiti diri sendiri dan tidak mencemari lingkungan.Semoga suatu saat hal ini juga bisa diterapkan di negri ku tercinta.
No Comments Yet »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.


.jpg)







